Sebelum memutuskan untuk memulai usaha sendiri di industri manekin, Yenny Chiang merupakan karyawan di salah satu pusat perbelanjaan ternama di Indonesia pada bagian visual merchandising (VM).
Bersama sang suami Benny, Yenny kemudian mengembangkan Yen's Kreatif, pemasok manekin dengan kualitas tinggi. Keduanya kompak dalam membangun usaha, Yenny bergelut di divisi marketing dan design, sedangkan Benny memegang divisi teknik dan produksi.
Bersama sang suami Benny, Yenny kemudian mengembangkan Yen's Kreatif, pemasok manekin dengan kualitas tinggi. Keduanya kompak dalam membangun usaha, Yenny bergelut di divisi marketing dan design, sedangkan Benny memegang divisi teknik dan produksi.
Passion-nya terhadap seni, membuat Yenny mampu menciptakan produk yang bukan hanya berkualitas, namun juga bernilai seni. Di samping latar belakang pendidikan yang mendukung, yakni fakultas desain tekstil di Fu Jen Catholic University di Taiwan.
Kualitas premium serta model yang unik membuat produk Yen's Kreatif banyak diburu oleh konsumen. Bisa dikatakan Yen's Kreatif memasok manekin dan perlengkapan toko dengan kualitas tinggi ke seluruh pusat perbelanjaan ternama di Indonesia. Beberapa kerjasama yang dilakukan Yenny antara lain dengan Matahari Group, Metro Departemen Store, Lotte Shopping Indonesia, dan lain-lain.
Dalam hidup dan menjalankan bisnis, Yenny mengatakan tidak ada kata gagal dalam kamusnya. Menurutnya, jika terjun ke dunia bisnis, maka harus berani menghadapi berbagai kendalanya.
Kualitas premium serta model yang unik membuat produk Yen's Kreatif banyak diburu oleh konsumen. Bisa dikatakan Yen's Kreatif memasok manekin dan perlengkapan toko dengan kualitas tinggi ke seluruh pusat perbelanjaan ternama di Indonesia. Beberapa kerjasama yang dilakukan Yenny antara lain dengan Matahari Group, Metro Departemen Store, Lotte Shopping Indonesia, dan lain-lain.
Dalam hidup dan menjalankan bisnis, Yenny mengatakan tidak ada kata gagal dalam kamusnya. Menurutnya, jika terjun ke dunia bisnis, maka harus berani menghadapi berbagai kendalanya.
Di samping itu penting untuk bersikap tenang dan selalu berdoa kepada Sang Pencipta. Karena baginya, ketenangan dalam menghadapi kendala tersebut menjadi pelajaran untuk pengembangan bisnis ke depannya.
Prinsip itu pula yang menguatkannya ketika pada 1999 menghadapi cobaan berat saat pabrik miliknya terbakar. Padahal waktu itu, pabriknya sedang mengerjakan pesanan manekin dari Mesir. Beberapa produksi yang sudah setengah jadi hangus terbakar.
"Untungnya pesanan sudah dikirimkan sebagian ke Mesir. Saya down sekali waktu itu, tapi saya yakin Tuhan bakal kasih saya jalan untuk bangkit lagi," tutur Yenny Chiang, wanita kelahiran Kabanjahe, Sumatera Utara itu.
Prinsip itu pula yang menguatkannya ketika pada 1999 menghadapi cobaan berat saat pabrik miliknya terbakar. Padahal waktu itu, pabriknya sedang mengerjakan pesanan manekin dari Mesir. Beberapa produksi yang sudah setengah jadi hangus terbakar.
"Untungnya pesanan sudah dikirimkan sebagian ke Mesir. Saya down sekali waktu itu, tapi saya yakin Tuhan bakal kasih saya jalan untuk bangkit lagi," tutur Yenny Chiang, wanita kelahiran Kabanjahe, Sumatera Utara itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar