Hukuman dan ajaran sesat
Saat itu pengetahuan umum, ilmu pengetahuan dan Gereja memandang Bumi adalah pusat alam semesta. Tetapi lewat hasil pengamatan dengan menggunakan teleskopnya Galileo menyatakan Bumi berputar mengelilingi Matahari.
Menurut sejumlah legenda, Galileo dipenjara dan bahkan disiksa gereja Katolik.
Semua hal ini sebenarnya tidak terjadi, tetapi dia memang dituduh menentang agama, dikenai tahanan rumah, dipaksa menyatakan dirinya dikutuk dan menentang "kesalahan dan kesesatan" karya ilmu pengetahuannya.
Gereja kemudian mengakui kesalahan pandangannya dengan mencabut karya Galileo dari indeks buku-buku terlarang meskipun baru dilakukan pada abad 19.
Kemudian muncul keributan terkenal tentang Musa dan monyet di Inggris pada masa Ratu Victoria abad ke 19, ketika sejumlah warga Kristen menyerang teori evolusi Charles Darwin karena bertentangan dengan Injil.
Di Oxford pada tahun 1860, kurang setahun setelah penerbitan On The Origin of Species yang menjadi dasar teori tersebut, terjadi perdebatan terkenal antara Uskup Oxford, Samuel Wilberforce dan ahli biologi Thomas Huxley.
Dikabarkan bahwa di depan ruang pertemuan yang penuh pengunjung Wilberforce bertanya kepada Huxley apakah kakek atau neneknya yang keturunan monyet.
Uskup zaman Victoria memandang hal ini sebagai lelucon tetapi Huxley tersinggung.
Dengan marah dia mengatakan dirinya lebih suka menjadi keturunan monyat daripada seorang uskup yang menyalahgunakan kekuasaan dengan berusaha melucu dalam sebuah pembicaraan serius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar